Studi Restorasi Sungai Tiban Lama di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau

Ismail Widadi, Shafur Bachtiar, Tharina Nursalika Adhyati, Muaz Haris

Abstract

Sungai Tiban Lama merupakan sungai di kota Batam yang memiliki mata air. Namun dengan perubahan morfologi sungai dan pertambahan penduduk, kondisi sungai Tiban Lama mengalami degradasi. Tidak hanya dari kapasitas sungai akibat sedimentasi, namun juga kualitas air akibat perilaku warga yang menurun sehingga memengaruhi fungsi ekologis yang ada di sungai Tiban Lama. Selain itu, pemanfaatan lahan pada area sempadan sungai belum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal-hal ini dapat menimbulkan dampak seperti banjir dan ancaman bagi warga yang memiliki rumah di sempadan sungai.

Untuk melakukan restorasi sungai Tiban Lama, perlu diketahui potensi yang dimiliki di Sungai Tiban Lama. Terdapat dua potensi, fisik dan non fisik. Potensi fisik berupa sempadan sungai, badan sungai, komponen biotik dan abiotik sungai. Sedangkan potensi non fisik berupa rencana upaya pengelolaan, sumber daya manusia, kehadiran pemerintah, dan sosial masyarakat. Dari kedua potensi ini, dapat direncanakan restorasi sungai Tiban Lama salah satunya untuk penataan kawasan sempadan sungai dengan pendekatan non fisik, seperti sosialisasi, maupun pendekatan fisik.

Penanganan sungai Tiban Lama yang sudah dilakukan berupa peningkatan kapasitas sungai pada tahun 2013. Namun, penanganan ini belum optimal dalam merestorasi sungai tersebut. Analisis dengan data terbaru dan pendekatan yang berbeda dapat digunakan sebagai rekomendasi perencanaan restorasi sungai yang lebih terpadu dari berbagai aspek. Rekomendasi perencanaan restorasi sungai Tiban Lama dapat disesuaikan dengan kebijakan penganggaran yang akan diambil oleh para stakeholder

Refbacks

  • There are currently no refbacks.